Minggu, 14 JUNI 2026 • 09:53 WIB

1.300 Anak RA Temanggung Lukis di Gerabah, Belajar Cinta Alam dan Budaya Lokal

Author

Wabup Temanggung Nadia Muna mendampingi anak menggambar gerabah (DOK/ANTARA).

JATENG - Sebanyak 1.300 anak Raudhatul Athfal (RA) dari 190 lembaga pendidikan se-Kabupaten Temanggung menggambar di gerabah di area Pikatan Water Park, Selasa (2/6). Kegiatan ini digelar Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Temanggung.

Wakil Bupati Temanggung, Nadia Muna, mengatakan kegiatan semacam ini penting untuk mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh. "Melukis gerabah melatih motorik halus, mengasah kreativitas, sekaligus memberikan pengalaman belajar menyenangkan," ujarnya.

Baca juga: Sektor Pariwisata Jadi Fokus Utama di Tahun Depan Untuk Tumbuhkan Ekonomi Jateng

Di tengah era digital, kegiatan di ruang terbuka dinilai mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih hidup dan interaktif. Anak-anak tidak hanya mendengar atau melihat, tetapi juga merasakan dan menciptakan sesuatu dengan tangan mereka sendiri.

Ketua IGRA Temanggung, Tuti Haryati, menjelaskan gerabah dipilih karena berasal dari tanah dan ramah anak. Melalui media ini, peserta diajak mengenal budaya lokal sekaligus menumbuhkan cinta alam.

Pot bunga yang telah dihias menjadi simbol kasih sayang anak kepada orang tua.

"Pembelajaran terasa lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari, menjadikannya kenangan menyenangkan dan bermakna bagi anak-anak," tutup Tuti.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU