Jumat, 22 MEI 2026 • 09:00 WIB

Sekolah Rakyat Temanggung Prioritaskan Anak Putus Sekolah dari Keluarga Miskin Ekstrem

Author

Kepala Dinas Sosial Temanggung Umi Lestari Nurjanah menjawab pertanyaan wartawan di Temanggung (DOK/ANTARA).

JATENG - Dinas Sosial Kabupaten Temanggung mengutamakan calon siswa Sekolah Rakyat (SR) 2026 bagi anak putus sekolah dari keluarga miskin ekstrem (desil 1 dan 2).

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Temanggung, Umi Lestari Nurjanah, mengatakan langkah ini bertujuan menjaring anak-anak berisiko putus sekolah agar tetap mendapatkan pendidikan.

Baca juga: Pemkot Magelang Tempatkan Pendidikan Sebagai Fondasi Pembangunan SDM

"Desil 1 sampai 2 itu strata miskin ekstrem. Arahan pusat sasarannya anak putus sekolah di kategori itu," ujarnya, Rabu (13/5).

Di Temanggung, terdapat 13.757 anak dari keluarga desil 1 dan 2 yang akan masuk jenjang Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA). Namun, kuota yang diterima tahun ajaran 2026/2027 hanya 60 anak (dua rombongan belajar).

Karena pembangunan gedung Sekolah Rakyat di Temanggung masih terkendala pembebasan lahan, siswa akan dititipkan sementara di Sekolah Rakyat Kabupaten Wonosobo.

Tahun ajaran 2025/2026, Sekolah Rakyat Temanggung mendapat kuota 125 anak jenjang SMA dan masih menumpang di Gedung Sentra Terpadu Kartini Temanggung.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU