Kamis, 07 MEI 2026 • 08:00 WIB

Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ), Didit H. Ashaf, Sebut Pekalongan Jadi Daerah Terpenting dalam Proyek Giant Sea wall

Author

Kegiatan Rapat (Dok/Pemkot Pekakongan)

JATENG - Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono menggelar kegiatan Kick Off Meeting Infrastruktur Perlindungan Pesisir Pantura Jawa Terpadu untuk Menindaklanjuti usulan pembangunan tembok besar di pesisir Pulau Jawa oleh presiden Prabowo Subianto.

Kegiatan rapat dilakukan pada Senin 04/05/2026 tepatnya di Ballroom Gedung Mina Bahari III, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta.

Memurut Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan atau yang kerap disapa AHY, proyek ini akan memberikan dampak positif bagi daerah-daerah seperti Jakarta, Semarang, Pekalongan.

Baca juga: Bupati Temanggung: Otonomi Daerah Instrumen Penting Pemerataan Pembangunan

Saat forum tersebut diselenggarakan, Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ), Didit H. Ashaf, kembali menegaskan pentingnya memasukkan Kota Pekalongan sebagai salah satu prioritas dalam pembangunan giant sea wall.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Pekalongan, H.A. Afzan Arslan Djunaid atau akrab disapa Aaf yang hadir bersama Kepala Bapperida, Cayekti Widigdo dan Kepala DPUPR Kota Pekalongan, Khaerudin menyampaikan dukungan penuh terhadap proyek tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkot Pekalongan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU