Selasa, 05 MEI 2026 • 11:55 WIB

Pemprov Jateng Perkuat Ekosistem Pariwisata Halal, Targetkan Kesadaran Meningkat di 2027

Author

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen beraudiensi dengan Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan di Jakarta (DOK/ANTARA).

JATENG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat ekosistem pariwisata halal sebagai tindak lanjut konkret Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2027. Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen, melakukan kunjungan ke Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di Jakarta untuk menyinkronkan perencanaan.

Baca juga: 30.000 Jemaah Aisyiyah se-Kedu Padati Magelang, Dapat Diskon Wisata di 23 Destinasi

"Kami ingin memastikan pada 2027 kesadaran masyarakat dan pelaku usaha terhadap standar halal di Jateng meningkat," ujarnya dalam pernyataan diterima di Semarang, Rabu (29/4).

Langkah strategis:

  • Penguatan regulasi
  • Pendampingan pelaku usaha
  • Pengawasan ketat produk halal
  • Percepatan sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Karena keterbatasan Anggaran Pendataan dan Belanja Daerah (APBD), Pemprov Jateng meluncurkan konsep kolaborasi kreatif dengan menggandeng perusahaan sebagai Orang Tua Asuh UMKM untuk membantu biaya dan proses sertifikasi.

Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, menyebut Jateng sebagai role model nasional implementasi ekosistem halal terintegrasi.

"Jawa Tengah adalah role model terbaik, mulai dari kepedulian rumah potong hewan (RPH), pengawasan UMKM, hingga desa wisata halal," ujarnya.

Ia menyoroti langkah progresif Jateng mengawasi lebih dari 4.000 000 satuan pelayanan penyelenggara gizi (SPPG), banyak di antaranya sudah bersertifikat halal. Pemprov Jateng juga menyiapkan hibah tanah dan bangunan untuk kantor perwakilan BPJPH.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU