JATENG - Pemerintah Kota Semarang menjadi tuan rumah Dialog Nasional Praktik Baik MBG bertema "Growing Together" pada 28-30 April 2026. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi dan pertukaran gagasan untuk mendukung kolaborasi multilevel dalam meningkatkan program Makan Bergizi Gratis.
Baca juga: 30.000 Jemaah Aisyiyah se-Kedu Padati Magelang, Dapat Diskon Wisata di 23 Destinasi
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan dialog ini diharapkan menjembatani komunikasi antara pemerintah pusat (penyelenggara) dan pemerintah daerah (pendukung program) untuk mewujudkan kesuksesan MBG.
Pembicara internasional yang hadir:
- Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana
- Amalia Serrano (Sekretariat ASEAN)
- Kaoru Uno (Kemenkes Jepang)
- Nur Dayana (Malaysia)
- Filippo Gavazzeni (Direktur Milan Urban Food Policy Pact)
- Delegasi Filipina, Vietnam, Thailand
Agustina menyatakan kehadiran para pakar ini untuk menghimpun masukan agar tujuan peningkatan gizi dan kualitas SDM Indonesia tercapai berkelanjutan.
Antusiasme tinggi: 178 pendaftar dari kuota 200 peserta per Minggu (26/4).
Kota Semarang juga akan menerima ketetapan resmi sebagai Milan Urban Food Policy Pact (MUFPP) Steering Committee Regional Asia Pasifik.
Tinjauan lapangan (Kamis, 30/4):
- SPPG Polri Polda Jateng 1
- SPPG Kedungmundu 2
- SPPG Pedalangan
- Sandi Buana Farm (rantai pasok pangan)
- Galeri Batik Alam Malon (pemberdayaan ekonomi lokal)
"Sinergi dengan para ahli dan tinjauan langsung menjadi modal bagi tiap daerah," pungkas Agustina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA