Pelajar di Blora Tewas Akibat Ledakan Petasan Besar, Kapolsek Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan
JATENG - Seorang pelajar berinisial MA (10) warga Dukuh Ngapus, Desa Ketringan, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, meninggal dunia akibat ledakan petasan berukuran besar pada Selasa (24/3) sore.
Kapolsek Jiken AKP Sulbekti menjelaskan, kejadian berawal saat korban bersama temannya menemukan petasan berdiameter 10 cm dan panjang 15 cm di selokan bawah tower air, Senin (23/3). Petasan itu kemudian disimpan di rumah korban.
Baca juga: Solo Safari Gelar Safari Raya Festive Selama Libur Lebaran
Keesokan harinya, korban mengajak dua rekannya, MAA (7) dan FA (9), untuk menyalakan petasan di halaman rumah. Saat sumbu disulut, kedua rekannya menjauh sekitar 2 meter, namun korban tetap di dekat petasan karena mengira tidak akan meledak.
Tak lama, petasan meledak dengan daya ledak kuat. Korban mengalami luka bakar di dagu, dada kiri, dan kaki kanan, serta kerusakan organ dalam yang menyebabkan kematian. Kedua rekannya mengalami luka ringan di kaki dan paha.
Polisi bersama Tim Inafis telah melakukan olah TKP dan mengamankan sisa-sisa kertas petasan sebagai barang bukti.
Kapolsek mengimbau orang tua meningkatkan pengawasan anak-anak, terutama agar tidak bermain petasan berdaya ledak tinggi, guna mencegah kejadian serupa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA