Pemkot Semarang Tangani Banjir Kiriman dari Ungaran, Perkuat Tanggul dengan Ribuan Karung Pasir
JATENG - Pemerintah Kota Semarang bergerak cepat menangani banjir yang merendam sejumlah wilayah imbas hujan deras di kawasan hulu, yakni Ungaran bagian timur, Minggu (15/3).
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menjelaskan, banjir terjadi akibat luapan Sungai Babon yang debitnya melonjak drastis. Wilayah terdampak meliputi Perumahan Dinar Indah, Meteseh, Rowosari, Sampangan, hingga Mayangsari.
Baca juga: Pemprov Jateng Pastikan Stok BBM Aman Selama Arus Mudik Lebaran 2026
Tim gabungan dari DPU, BPBD, Damkar, Dinsos, TNI-Polri dikerahkan untuk memperkuat tanggul kritis. Di Dinar Indah, penguatan dilakukan sepanjang 30 meter dengan ribuan karung pasir dan pemasangan trucuk bambu.
"Langkah darurat ini paling efektif agar tanggul tidak mudah tergerus jika ada kiriman air susulan," ujar Agustina.
Di Kelurahan Rowosari, petugas juga diturunkan ke Perum Argo Residence, Rowosari Megah Asri 2, dan Grand Permata Tembalang.
Pemkot terus berkoordinasi dengan BBWS Pemali Juana karena Sungai Babon merupakan kewenangan pusat. Upaya mencari solusi permanen terus dilakukan agar warga tak was-was setiap hujan lebat.
Hingga Minggu sore, tim teknis masih bekerja di lapangan. Stok karung pasir tambahan dan personel siaga mengantisipasi hujan susulan yang dipantau secara real-time melalui radar BMKG.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA