Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 12 MEI 2026 • 09:59 WIB

Museum Ranggawarsita Gelar Seminar Wayang Revolusi dan Budaya Tulis Jawa

Museum Ranggawarsita Gelar Seminar Wayang Revolusi dan Budaya Tulis JawaGoenawan A. Sambodo saat menyampaikan materi (Dokumen Pribadi).

JATENG - Museum Jawa Tengah Ranggawarsita menggelar seminar bertajuk “Melacak Peradaban Kuno melalui Budaya Tulis Jawa (Prasasti) dan Membaca Wayang Revolusi Jawa Tengah” pada Kamis (8/5). Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber dari bidang sejarah dan arkeologi sebagai ruang diskusi pelestarian warisan budaya.

Baca juga: Wiwitan di Lereng Sumbing, Tandai Awal Musim Tanam Tembakau Temanggung 2026

Kepala Museum Ranggawarsita, Agung Raharjo Wibowo Kusumo, berharap seminar ini menambah pengetahuan masyarakat tentang pentingnya menjaga warisan dan peradaban.

Pembahasan Wayang Suluh (Prof. Dhanang Respati Puguh):

  • Wayang Suluh adalah media penerangan dan perjuangan pada awal kemerdekaan
  • Pertama kali diperkenalkan 10 Maret 1947 di Balai Rakyat Madiun
  • Dimanfaatkan Jawatan Penerangan RI sebagai sarana penerangan di pedesaan
  • Koleksi museum mencakup Wayang Suluh Pejuang, Londo, Dokter, dan Pribumi

Pembahasan Arkeologi dan Budaya Tulis (Goenawan A. Sambodo):

  • Arkeologi mempelajari kehidupan manusia masa lalu melalui artefak, ekofak, dan fitur
  • Ekskavasi (penggalian arkeologis) bertujuan memahami kehidupan manusia, bukan sekadar menggali benda
  • Metode pendokumentasian prasasti: absklat, rubbing, facsimile, hingga pemodelan 3D
  • Struktur prasasti meliputi penanggalan, peristiwa, hingga sumpah (sapatha)

Museum Ranggawarsita berupaya memperkenalkan kembali budaya tulis dan seni pertunjukan tradisional sebagai identitas budaya Jawa Tengah.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Dan Pengalaman Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Museum Ranggawarsita Gelar Seminar Wayang Revolusi dan Budaya Tulis Jawa

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!