Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (DOK/Humas Pemprov Jateng)
JATENG - Arah jalan tol dari Semarang menuju Batang atau sebaliknya, seringkali menjadi lokasi yang ramai dipadati pemudik.
Ketersendatan lalu lintas bisa saja terjadi di rute tersebut, namun berbagai kendala tersebut telah diantisipasi oleh Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah.
Direncanakan bahwa jika kendaraan yang melewati jalur tersebut mencapai angka 2.000 kendaraan per jam maka kepolisian daerah akan tetap berjaga dengan sistem lalu lintas normal.
Namun jika mendapati ketersendatan sekitar 3.000 kendaraan per jam maka kepolisian daerah akan mengantisipasi dengan menerapkan sistem one way lokal.
Hal tersebut dilakukan untuk keamanan dan kelancaran jalan bagi para pemudik, karena kila dibiarkan maka 3.000 kendaraan per jam akan menyebabkan kendaraan bergerak sejauh 20 km/jam.
Baca juga: Jateng Fokus Kembangkan Wisata Ramah Muslim dan Ekonomi Halal di 2027
Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) Nasrullah memproyeksikan puncak untuk arus mudik akan terjadi pada 18 Maret 2026. Sedangkan puncak untuk arus balik akan terjadi pada 24 Maret 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemprov Jateng