Kamis, 11 JUNI 2026 • 09:00 WIB

SPPG di di Desa Dorokandang, Kecamatan Lasem, Gunakan Gas Alam Sebagai Alat Produksi MBG

Author

Penggunaan gas alam terkompresi atau Compressed Natural Gas (CNG), sebagai bahan bakar operasional. (DOK/Humas Pemprov Jateng)

JATENG - Alih-alih menggunakan gas LPG, sejumlah SPPG di Kabupaten rembang kini sudah mulai terapkan penggunaan gas alam terkompresi atau Compressed Natural Gas (CNG), sebagai bahan bakar operasional.

Temuan ini sangat membantu proses produksi SPPG karena tergolong lebih irit, melalui bekerjasama dengan PT Rembang Migas Energi (RME) telah membantu salah satu SPPG di Desa Dorokandang, Kecamatan Lasem.

Saat ini SPPG di Kabupaten Renbang berjumlah 72 SPPG, semuanya telah beroperasi, diharaokan sejumlah SPPG tersebut juga bisa bekerjasama dengan PT RME agar proses produksi bisa lebih cepat dan lancar.

Baca juga: Pemprov Jateng Gandeng SGN Perluas Layanan Dokter Spesialis Keliling ke Desa

Direktur PT RME, Rizal Wijaya menjelaskan, penggunaan CNG menawarkan sejumlah keunggulan dibandingkan LPG. Selain lebih ekonomis, pemakaian CNG juga dinilai lebih efisien dalam mendukung kebutuhan operasional dapur berskala besar.

Menurutnya, semakin luas pemanfaatan CNG di dapur MBG, semakin besar pula peluang PT RME untuk meningkatkan kinerja usaha, sekaligus memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah melalui PAD.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemprov Jateng

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU