JATENG - Suasana khikmat tampak mengiringi jalannya upacara perayaan Hari Jadi Kabupaten Banyunas yang ke-455.
Diikuti oleh Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, dan segenap jajaranya, upacara dilakukan pada Minggu (15/2/2026) tepatnya di halaman Rumah Dinas Wakil Bupati.
Tahun ini, kegiatan upacara peringatan hari jadi ingin mengenalkan sejarah dan warisan kebudayaan bagi masyarakatnya.
Dengan konsep sejarah, para peserta upacara mengenakan pakaian adat Jawa Banyumasan.
Angin sepoy-sepoy mengiringi jalannya upacara, memberikan kesan damai bagi para petugas upacara.
Baca juga: Jateng Jadwalkan 308 Gerakan Pangan Murah Jelang Ramadhan, Stabilkan Harga Bahan Pokok
Kekhikmatan upacara semakin tampak lebih jelas, saat petugas upacara membawa sang pusaka.
Para petugas upacara dan pembawa empat pusaka semakin tampak khikmat ketika aroma dupa terbawa kesegala arah, yang menimbulkan kesan magis.
Keempat pusaka khas Banyumas diantaranya Tombak Kiai Genjring, Keris Nala Praja, Keris Gajah Endra, dan Keris Kiai Sempana.
Keempat benda pusaka tersebut diarak menuju ke tempat pusaka sebagai simbol kesuksesan dan kejayaan Banyumas yang telah ada sejak ratusan tahun yang lalu.
Kilauan logam dari pusaka-pusaka tersebut sesekali tertangkap mata, kontras dengan latar belakang langit yang teduh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemprov Jateng