JATENG - Kain perca, atau potongan-potongan kain sisa dari industri batik batik di Pekalongan dimanfaatkan oleh Satuan Kegiatan Belajar (SKB) Kota Pekalongan.
Biasanya kain perca dimanfaatkan untuk membuat produk seperti sarung bantal atau selimut.
Namun SKB Pekalongan dalam program kesetaraan Paket B, membuat karya unik berupa sandal hotel batik yang unik dan berciri khas kearifan lokal Kota Pekalongan.
Kreatifitas peserta didampingi para tutor membuat limbah kain perca semakin membuat nilai jual kain perca jadi lebih meningkat.
Baca juga: Pengukuhan Dekranasda, Magelang Gelar Mini Expo Hadirkan Produk Lokal
Berawal dari keahlian menjahit pada para peserta didik, dan banyaknya jumlah kain perca batik yang menandai Pekalongan ssbagai Kota Batik.
produk sandal batik ini tidak hanya menjadi media pembelajaran keterampilan bagi peserta didik, tetapi juga diarahkan untuk memiliki nilai jual dan peluang usaha ke depannya.
Hal tersebut disampaikan guru mata pelajaran Paket B SKB Kota Pekalongan, Mualim.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkot Pekalongan