Zoom Meeting (DOK/Humas Pemprov Jateng)
JATENG - Hipertensi dan obesitas Sering dianggap remeh, namun berbagai faktor risiko dari penyakit ini bisa menyebabkan timbulnya PTM (Penyakit Tidak Menular) seperti Hipertensi dan Obesitas, dua jenis penyakit ini sedang marak di Indonesia
Beberapa faktornya dapat berasal dari kebiasaan hidup yang sering kita anggap sederhana, tetapi kurang sehat, seperti merokok, kurang aktivitas fisik, rendah konsumsi buah dan sayur, konsumsi alkohol, hingga stres.
Perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin minim aktivitas fisik, menjadi salah satu penyebab meningkatnya kasus obesitas. Karena itu, keseimbangan antara asupan makanan dan energi yang dikeluarkan melalui aktivitas fisik, perlu dijaga.
Baca juga: Pemkab Jepara Bentuk Satgas Penuntasan Sampah, Antisipasi Over Kapasitas TPA
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Jateng, Heri Purnomo, dalam Sosialisasi Hipertensi dan Obesitas untuk Masyarakat, yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (11/6/2026).
Dengan melakukan pola hidup sehat terbukti mampu membantu menurunkan tekanan darah secara signifikan. Diet sehat dapat menurunkan tekanan darah hingga 8–14 mmHg, olahraga teratur selama 30–45 menit per hari mampu menurunkan 4–9 mmHg, sementara penurunan berat badan 10 kilogram dapat menurunkan tekanan darah sebesar 5–20 mmHg.
Acara tersebut merupakan sosialisai sekali diskusi antara dinas kesehatan dan dokter spesialis mengenai masalah obesitas dan hipertensi ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemprov Jateng