Foto warga saat mengantri untuk pemeriksaan penyakit tuberkulosis (Dok/Antara)
JATENG - Penyakit paru-paru seperti tuberkolosis, penyakit ini tidak habis-habisnya menyerang masyarakat Indonesia khususnya Jawa Tengah yang pada tahun kemarin berada di urutan ketiga dengan jumlah kasus tuberkulosis terbanyak se-indonesia.
Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit menular berbahaya yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini paling sering menyerang paru-paru (TBC paru), tetapi juga bisa menyebar ke organ tubuh lain seperti tulang, otak, dan kelenjar. TBC bisa disembuhkan melalui pengobatan medis yang disiplin.
Maka dari itu Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) di Jawa Tengah Secara khusus ditugaskan untuk mencari dan membawa pasien dengan penderita TBC untuk dibawa ke rumah sakit dan diberi penanganan medis yang terbaik.
Pada Sabtu 23/08/2026 Kepolisian Daerah Jawa Tengah, memberikan pelatihan dan bimbingan kepada seluruh Bhabinkamtibmas agar mereka dapat bertugas dan lebih dekat dengan masyarakat guna mencari penderita tuberkolosis.
Baca juga: Pemprov Jateng Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Lewat Program "Healing" dan Vaksinasi
Setidaknya di Jawa Tengah terdapat empat Kota yang tergolong memiliki penderita itu berklorosis dengan angka tertinggi se-jawa Tengah yaitu di Kabupaten Brebes, Banyumas, Tegal, dan Cilacap serta Kota Semarang.
Oleh karena itu, Bhabinkamtibmas dilatih menjadi pelacak penderita TB untuk membantu menemukan kasus lebih dini, melakukan edukasi kepada masyarakat, serta memastikan penderita mendapatkan pengobatan yang tepat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara