Rapat perencanaan penataan ruang (DOK/Humas Pemprov Jateng)
JATENG - Alun-alun Satya Negara Sukoharjo hingga saat ini masih tampak ramai sebagai tempat publik yang menawarkan jajanan pedagang kaki lima.
Kepadatan pedagang dan pengunjung di area alun-alun tampak mengganggu nilai estetika dan kebersihan lingkungan.
Menurut pemerintah Kabupaten Sukoharjo, meskipun kehadiran pedagang kaki lima dapat meningkatkan perekonomian daerah, namun kebersihan dan keindahan alun-alun juga penting.
Menanggapi masalah ini akhirnya Pemkab Purworejo melalui Bupati Etik Suryani, mengadakan rapat yang diselenggarakan pada Senin (02/03/2026) di Auditorium Wijaya Utama Lantai 10 Gedung Menara Wijaya.
Baca juga: Diskon Tarif Tol Lebaran 2026 Berlaku 4 Hari, Ini Daftar 29 Ruasnya
Dalam rapat tersebut membahas terkait rencana pembangunan Pusat Jajanan Serba Murah.
Rencana ini sebelumnya sudah tertuang dalam Keputusan Bupati Nomor 000.7.6/125 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Keputusan Bupati Nomor 000.7.6/595 Tahun 2025 mengenai Penetapan Proyek Strategis Tahun 2026.
Nantinya para pedagang kaki lima yang sekarang berjualan di area alun-alun akan dipindahkan ke sana untuk meningkatkan nilai estetika dan kebersihan di sekitar alun-alun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemprov Jateng