Program Keluarga Berencana (DOK/Humas Pemprov Jateng)
JATENG - Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos P2KB) Kota Pekalongan, mencatat pertumbuhan penduduk Kota Pekalongan.
Tercatat bahwa sampai akhir novermber 2025 capaian program KB pascapersalinan di wilayah Kota Pekalongan meningkat sekitar 60 persen.
Pemkot Pekalongan selalu berusaha untuk menurunkan jumlah populasi di Pekalongan yang kini semakin padat, melalui program Keluarga Berencana (KB) Pemerintah berharp para ibu pasca persalinan bisa mengikuti program ini.
Sebenarnya menurut P2KB) Kota Pekalongan, bahwa masyarakat Pekalongan banyak yang menginginkan untuk tidak memiliki buah hati lagi.
Namun juga masih banyak orang yang ragu terkait program Keluarga Berencana (KB) ini.
Baca juga: 214 Kepala Keluarga di Desa Lebosari Mendapat bantuan Beras dan Minyak
Pihaknya mengharapkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya KB pascapersalinan. Dengan perencanaan keluarga yang matang, kesehatan ibu lebih terjamin, jarak kelahiran dapat diatur dengan baik, serta pengendalian penduduk dapat berjalan lebih efektif demi mewujudkan keluarga yang sehat dan sejahtera.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemprov Jateng