Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 20 DESEMBER 2025 • 11:00 WIB

Pelestarian Budaya Jawa Diingatkan di Tengah Modernisasi

Pelestarian Budaya Jawa Diingatkan di Tengah ModernisasiSinau Basa Jawa lan Busana Jawa di BPOW Ketep Pass, Sawangan, Magelang, Senin 1 Desember 2025 (Pemkab Magelang).

JATENG - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Slamet Ahmad Husen, menegaskan pentingnya menjaga budaya Jawa di era modern yang terus berubah cepat. Ia mengajak seluruh masyarakat, terutama guru dan orang tua, untuk aktif terlibat dalam pelestarian tersebut.

Seruan itu disampaikan dalam kegiatan Sinau Basa Jawa lan Busana Jawa di BPOW Ketep Pass, yang mengangkat tema peningkatan kapasitas tata kelola lembaga kesenian tradisional. Acara digelar oleh Disdikbud Kabupaten Magelang bekerja sama dengan Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN).

Kegiatan menghadirkan dua narasumber: Ari Siswarsani dari LKP Dhitta Wedding yang membawakan materi busana Jawa, serta Bambang Supriyono dari KSBN Jawa Tengah yang mengulas bahasa Jawa.

Slamet menekankan bahwa bahasa dan busana Jawa bukan sekadar alat komunikasi atau pakaian, melainkan cerminan jati diri masyarakat Jawa. Unggah-ungguh basa seperti krama dan ngoko mengandung ajaran sopan santun dan etika, sementara busana Jawa sarat dengan filosofi mendalam.

Baca juga: Bupati Magelang Dorong Pemuda Desa Jadi Agen Perubahan Lewat Pendidikan

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap peserta dapat memahami penggunaan bahasa serta busana Jawa secara tepat, sekaligus mendorong Disdikbud menghadirkan program kreatif agar pembelajaran Bahasa Jawa semakin menarik dan relevan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga mengingatkan bahwa pelestarian budaya Jawa membutuhkan dukungan seluruh lapisan masyarakat.

“Pelestarian budaya bukan hanya tugas pemerintah. Ini tanggung jawab bersama agar Jawane tidak hilang ditelan zaman,” ujarnya.

Dalam materinya, Ari Siswarsani menekankan filosofi busana Jawa, termasuk pepatah “Ajining Diri Saka Lathi, Ajining Raga Saka Busana” sebagai pengingat bahwa tutur kata dan penampilan mencerminkan nilai diri seseorang.

Acara ini diikuti berbagai peserta, mulai dari OPD terkait, anggota KSBN, perwakilan organisasi kepemudaan, hingga guru MGMP Seni Budaya.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Magelang

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pelestarian Budaya Jawa Diingatkan di Tengah Modernisasi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!