Gerbang Desa Sendangasri, pintu masuk wisata seni dan budaya di Rembang (DOK/ANTARA).
JATENG - Desa Sendangasri di ujung timur Rembang, Jawa Tengah, tengah berkembang menjadi desa wisata berbasis seni dan budaya. Meskipun letaknya jauh dari pusat kota, desa ini menyimpan tradisi kesenian yang telah hidup sejak 1960-an, termasuk wayang kulit, tari, dan karawitan, yang menjadi bagian penting kehidupan masyarakatnya.
Baca juga: Cegah Napza, HIV/AIDS, dan Seks Pranikah, Pemkab Rembang Edukasi Remaja
Sejak 2016, para pemuda desa mulai menghidupkan kembali kesenian warisan leluhur dengan membangun gapura "Kampung Seni Budaya" dan membentuk pengurus desa wisata. Upaya ini membuahkan prestasi, mulai dari juara desa wisata tingkat kabupaten hingga provinsi, dan menjadikan Sendangasri wakil Jawa Tengah pada ajang desa wisata nasional.
Perkembangan desa tak lepas dari dukungan masyarakat dan pemerintah. Ratusan warga rutin berlatih seni, sanggar seni dibangun, dan regenerasi budaya terus dijaga. Sendangasri kini menyiapkan pusat pentas seni terpadu sekaligus rest area, membuka peluang ekonomi baru, sekaligus menjadi panggung penting bagi seni tradisi Jawa di provinsi ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA