Rapar perkumpulan mitra industri Jateng (DOK/Humas Pemprov Jateng)
JATENG - Industri di Jawa Tengah semakin meningkat hal tersebut ditandai dengan banyaknya investor yang tertarik untuk bekerja sama dengan pemerintah Jateng.
Keinginan pihak-pihak investor baik dari dalam maupun dari luar negeri untuk bergabung dan berinvestasi di Jawa Tengah mungkin didasari karena Jawa Tengah cukup fleksibel dan mudah dalam menangani dan mengurus persoalan yang cukup penting.
Salah satunya yaitu dalam proses perizinan yang di mana di Jawa Tengah pengurusannya lebih cepat.
Seperti salah satu perusahaan berasal dari Tiongkok yang baru-baru ini ingin bekerja sama dengan Jawa Tengah.
Perusahaan konstruksi asal Provinsi Fujian, Tiongkok, menyatakan minatnya untuk berinvestasi di kawasan industri di Jawa Tengah.
Baca juga: Ar-Rahmah Tour berangkatkan 13 Jamaah Umroh
Perusahaan tersebut bergerak di bidang rantai layanan konstruksi terpadu, mulai dari perencanaan, desain, hingga pembangunan, serta memiliki sektor manufaktur.
Perusahaan ini juga termasuk perusahaan milik negara, hal tersebut disampaikan oleh Jerry Zhang selaku perwakilan dari perusahaan tersebut yang datang saat pertemuan dengan sejumlah mitra dan perwakilan pemerintah daerah di Semarang, Rabu (12/11/2025).
Sebagai langkah awal, Zhang menyebut pihaknya berencana mengembangkan tahap pertama proyek seluas 100 hingga 200 hektare, dengan skema kolaboratif bersama mitra lokal.
Pemerintah provinsi Jawa Tengah tentunya sangat menerima adanya hubungan kerja dengan perusahaan ini karena dengan demikian harapannya Jawa Tengah akan lebih dikenali dengan provinsi yang unggul dalam bidang industri perekonomian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Pemprov Jateng