Jumat, 10 JULI 2026 • 10:00 WIB

Pemprov Jateng Dorong Lahirnya Pelopor Industri Hijau Lewat Penghargaan 2026

Author

Sekretaris Daerah Jateng, Sumarno (DOK/ANTARA).

JATENG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mempercepat transformasi industri ramah lingkungan, salah satunya dengan mendorong lahirnya pelopor industri yang menerapkan prinsip keberlanjutan dan energi hijau melalui Penghargaan Industri Hijau Jawa Tengah 2026.

Sekretaris Daerah Jateng Sumarno mengatakan industri hijau bukan lagi pilihan, melainkan keharusan seiring tuntutan global.

Baca juga: Pemkab Magelang Kembali Buka Kegiatan Job Fair, Sediakan 3.717 Lowongan

"Industri hijau ini bukan sesuatu pilihan, tapi mau enggak mau harus ke industri hijau. Karena tuntutan dunia juga sudah mengarah ke industri hijau," ujarnya di Semarang, Jumat (26/6).

Penilaian Tahap II digelar 24-25 Juni 2026. Dari 70 peserta, 47 lolos seleksi administrasi, dan 18 lolos ke penilaian tahap II, termasuk 5 pemerintah daerah (Grobogan, Purbalingga, Demak, Surakarta, Magelang), 3 kawasan industri (Wijaya Kusuma, Kendal, Batang), 5 industri besar-menengah, dan 5 industri kecil.

Kepala Disperindag Jateng, July Emmylia, mengatakan aspek emisi udara dan penggunaan energi hijau menjadi indikator utama penilaian.

"Penilaian Tahap 2 akan menetapkan 3 besar sebagai nominasi juara pertama," ujarnya.

Penghargaan ini diharapkan mendorong lahirnya lebih banyak pelopor transformasi industri hijau di Jateng.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU