Jumat, 12 JUNI 2026 • 08:57 WIB

Ratusan Umat Buddha Gelar Doa Khusus untuk Perdamaian Dunia di Candi Borobudur

Author

Umat Buddha dari MUNI menggelar Nyingma Monlam Chenmo di Taman Akshobhya, kawasan Candi Borobudur (Pemkab Magelang).

JATENG - Ratusan umat Buddha dari Majelis Umat Nyongma Indonesia (MUNI) menggelar ritual doa khusus untuk perdamaian dan kesejahteraan dunia serta NKRI di Taman Akshobhya Zona II Candi Borobudur, Kamis (28/5), menjelang Trisuci Waisak 2570 BE/2026.

"Ini kegiatan keempat kami, dimulai sejak Covid-19. Kami berdoa agar dunia selalu damai dan sejahtera, khususnya masyarakat Indonesia," ujar Ketua Panitia Nyingma Monlam Chenmo 2026, Lama Rama Santoso Lieme.

Baca juga: Tambak Udang Punya Peran Ganda, Kebumen Tunjukkan Potensinya

Doa dipimpin Yang Mulia Kyabje Dungzin Garab Rinpoche, tokoh Vajrayana Tibet. Umat hadir tidak hanya dari Indonesia, tetapi juga Singapura, Malaysia, Vietnam, Hongkong, Taiwan, Jepang, China, dan Eropa. Namun jumlah mancanegara berkurang karena kendala perang global.

Rangkaian acara:

  • Jumat (29/5): Ritual Krodikali Feast Offering, larung Pelita Purnama Sidhi di Sungai Progo
  • Sabtu (30/5): Merti Karuna Bumi dan Borobudur Peace and Prosperity
  • Minggu (31/5): Upacara Waisak bersama Walubi

Santoso Lieme mengajak umat Buddha peduli lingkungan terkecil (diri, keluarga, sekitar) sebelum berdoa untuk perdamaian dunia.

Dungzin Garab Rinpoche menyebut Candi Borobudur dipilih karena kekuatan dan berkah doa lebih besar di tempat suci.

Acara ditutup dengan Pradaksina (berjalan mengelilingi Candi Borobudur) membawa doa perdamaian di tengah situasi global penuh konflik.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Magelang

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU