Sabtu, 25 APRIL 2026 • 14:00 WIB

Purworejo Optimis Hadapi Tantangan Program MBG, Kopdes, dan Sekolah Rakyat

Author

Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, saat podcast Podkesdjo produksi Dinkominfostasandi Purworejo (Pemkab Purworejo).

JATENG - Pemerintah Kabupaten Purworejo mengakselerasi pelaksanaan tiga Program Strategis Nasional (PSN): Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes), dan Sekolah Rakyat. Meski masih menghadapi tantangan, Pemkab optimis mencapai realisasi 100 persen.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, dalam podcast Podkesdjo produksi Dinkominfostasandi Purworejo, Senin (13/4).

Baca juga: Pemkab Rembang Lakukan Perbaikan di Sekitar Alun-Alun Untuk Penataan Ruang yang Maksimal

MBG menjadi program paling mendapat perhatian. Selain anak sekolah, program ini menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan balita untuk menekan stunting. Pemkab mendorong seluruh bahan baku dari petani, peternak, dan UMKM lokal, serta menyerap tenaga kerja dari warga miskin ekstrem.

"Pemkab Purworejo mendorong standar higienitas dan pengelolaan limbah yang masih banyak belum memenuhi syarat," tandas Wabup Dion.

Koperasi Desa Merah Putih ditargetkan 454 unit dari 494 desa. Namun, kondisi geografis Purworejo yang berbukit menyulitkan pencarian lahan datar seluas 1.000 meter persegi.

Sekolah Rakyat ditargetkan beroperasi tahun ajaran 2027, menyasar keluarga Desil 1-4 dengan biaya ditanggung negara. Kendala utama adalah lahan minimal lima hektare yang belum tersedia.

Informasi lengkap dapat disaksikan di kanal YouTube Kominfo Purworejo, Rabu malam, 15 April 2026.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Purworejo

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU