JATENG - Selain diselenggarakan di kota Pekalongan, Gerakan Pangan Murah (GPM) juga diselenggarakan di Semarang.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jawa Tengah, Dyah Lukisari, mengatakan GPM digelar serentak di 35 kabupaten/ kota, untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Lebaran.
Program ini menyasar masyarakat dan membantu meringankan beban masyarakat, apalagi di tengah suasana Ramadan dan mendekati lebaran harga bahan pokok mayoritas naik.
Program ini khususnya di Semarang dilakukan pada Jumat (06/02/2004) tepatnya di halaman kantor Kecamatan Semarang Barat.
Baca juga: Pemkab Jepara Fokuskan Perbaikan Jalan Demi Mudahkan Mobiltas Masyarakat
Meskipun di Jawa Tengah jika dihitung mdari konsumsi dan daya beli masyarakatnya masih tergolong aman, namun gerakan ini akan tetap dilakukan demi jaga kestabilan tersebut.
Dikabarkan juga bahwa Stok beras bahkan diperkirakan surplus sekitar 1,5 juta ton. Ketersediaan telur juga mencapai sekitar 130 ribu ton.
Untuk menekan gejolak harga, pemerintah daerah terus memperbanyak kegiatan Gerakan Pangan Murah. Hingga saat ini, kegiatan tersebut sudah digelar lebih dari 364 kali hingga hari ini di berbagai daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemprov Jateng