Selasa, 21 JULI 2026 • 08:00 WIB

Digitalisasi Permudah Masyarakat Semarang Akses ketersediaan Obat di 445 Apotek Terdaftar

Author

Sekretaris Daerah Kota Semarang Handi Priyanto, ((DOK/Antara))

JATENG - Berbagai proses dari suatu kegiatan di era sekarang pasti tak jauh dari digitalisasi, sekarang ini semua serba digital bahkan sudah menjangkau kalangan tua ataupun muda, yang sebelumnya belum banyak yang tahu, digitalisasi ini tentu memberikan dampak yang besar di semua bidang termasuk kesehatan.

digitalisasi pelayanan kefarmasian merupakan bagian dari komitmen untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin cepat, mudah, dan berpihak kepada masyarakat, hal tersebutlah yang muncul dari benak Handi Priyanto, , selaku Sekretaris Daerah Kota Semarang.

Sampai pada akhirnya Pemerintah kota Semarang menghadirkan sebuah program sekaligus layanan bagi masyarakat terutama di bidang kesehatan yaitu berupa Pharma City (Pelayanan Farmasi Apotek Terintegrasi Kota Semarang) melalui layanan ini masyarakat sekarang bukan hanya dapat mengetahui lokasi apotek, namun juga bisa mengecek ketersediaan obat secara real time.

Baca juga: Menkes Nilai Lapas Nusakambangan Bersih dan Layak Huni, Lebih Baik dari Bayangan

Dengan hadirnya Pharma City, 445 apotek di Kota Semarang kini terhubung dalam satu sistem digital yang menjadi pusat data pelayanan kefarmasian.

Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat, digitalisasi ini juga meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.

Proses pendataan, pelaporan, hingga pengawasan pelayanan kefarmasian dilakukan secara lebih cepat dan akurat, sehingga pemerintah dapat mengambil kebijakan berdasarkan data yang terintegrasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU