Wisata Religi Tenangkan Hati, Berikut Tiga Rekomendasi Wisata Religi yang Wajib diKunjungi
JATENG - Seperti tempat wisata pada umumnya, masjid juga bisa disebut sebagai tempat wisata edukasi dan dikunjungi banyak orang.
Bukan soal keindahan dan kemegahan dari suatu bangun, namun berdirinya masjid memiliki sejarah panjang yang terkadang bisa mencermintakan sikap hidup seseorang.
Masjid biasanya difungsikan sebagai tempat berkumpulnya orang-orang muslim, baik untuk beribadah ataupun aktivitas agama lainnya.
Baca juga: Tiga Tahun Menunggu, Pasar Ikan Rejomulyo Semarang Akhirnya Diresmikan
Banyak masjid-masjid di Jawa Tengah yang memiliki cerita tentang perjalanan dakwah dari seseorang.
Cerita tersebut sering disebut masyarakat Jawa sebagai Walisongo atau wali sembilan, mereka adalah seorang yang menyebarkan agama islam di seluruh pulau Jawa.
Tersebar di Jawa, darri sembilan wali (Kekasih Allah) ketiga diantaranya berdakwah di Jawa Tengah, hingga wafat dan dimakamkan di Jawa Tengah.
Baca juga: Gus Yasin Sebut 97,25 Persen Desa di Jateng Sudah Punya BUMDes
Dari makam mereka, banyak yang berkunjung untuk mendoakan wali, sekaligus belajar banyak tentang kisahnya.
Biasanya didekat makam seorang wali, akan dibangin sebuah masjid yang berfungsi sebagai tempat ibadah para peziarah, ataupun tempat edukasi religi bagi pengunjung. Berikut daftar masjid dan makam para wali yang menjadi tempat wisata religi beserta sejarahnya:
Sejarah Singkat
1. Masjid Menara Kudus
Masjid Menara Kudus atau yang memiliki nama asli Masjid Al-Quds, terletak di Jalan Menara, Desa Kauman, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Masjid Menara Kudus dibangun oleh Ja’far Shadiq, atau Sunan Kudus pada tahun 956 Hijriah atau 1549 Masehi. Arsitektur Masjid Menara Kudus merupakan perpaduan antara Hindu, Arab, dan Islam.
Baca juga: Ingin Mendaki di Jawa Tengah? Simak Daftar 15 Gunung dengan Lokasi & Ketinggiannya
Di kompleks Masjid Menara Kudus juga terdapat Makam Sunan Kudus yang menjadi tujuan ziarah warga dari berbagai daerah dan negara. Selain Sunan Kudus, di Kompleks pemakaman tersebut juga disemayamkan para senopati dan tokoh-tokoh ulama di Kudus.
2. Makam Suna Muria
Makam Sunan Muria merupakan salah satu bukti arkeologis yang berkenaan dengan masa awal perkembangan Islam di Jawa khususnya di wilayah Kudus, Pati dan sekitarnya. Makam Sunan Muria berada di puncak Gunung Muria, tepatnya Desa Colo, Kecamatan Dawe, sekitar 1600 m dpl dan selalu ramai peziarah. Pengunjung harus melangkah ratusan anak tangga untuk mencapai kompleks makam atau menggunakan sepeda motor taksi dari terminal Colo.
3. Makam Sunan Kalijaga
Makam Sunan Kalijaga berada di kawasan Kadilangu, Kabupaten Demak menjadi tujuan utama wisata religi yang selalu ramai dikunjungi peziarah, terutama pada hari-hari penting dan adat. Beberapa tradisi yang menarik perhatian masyarakat antara lain Penjamasan Kutang Antakusuma dan Keris Kyai Carubug, prosesi Ancakan menjelang Hari Raya Idul Adha, serta upacara Ruwatan yang sarat makna spiritual dan budaya.
Baca juga: Dekranasda Jateng Sambut Bulan Ramadhan Melalui Pameran UMKM Syariah
Dari ketiga sunan, dan ketiga tempat makam beserta masjidnya, merupakan sebuah bukti nyata adanya penyebaran dan perkembangan islam di Jawa Tengah, masyarakat bahkan masih menghormati dan menghargai jasa para pendakwah, hingga masih sering berkunjung untuk mendoakan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber