JATENG - Kepesertaan BPJS bagi para penerima bantuan yang tergolong ke dalam BPJS yang sudah ditanggung pemerintah seharusnya perlu adanya evaluasi terkait penerima bantuan agar selalu tepat sasaran.
Setiap bulannya BPS mencatat status sosial dan perekonomian masyarakat untuk mengetahui perkembangan ekonomi masyarakatnya.
Kota Pekalongan menunjukkan bahwa BPS melakukan hal ini secara rutin setiap bulannya, sehingga menyebabkan penerima bantuan BPJS pemerintah terkadang kurang tepat sasaran.
Baca juga: Rekomendasi Nex Carlos: Garang Asem Juara di Warung Bu Hj. Salamah, Klaten
Banyak warga yang terkadang sudah tergolong mampu, atau bahkan warga yang sudah meninggal, namun keanggotaannya dalam BPJS tidak dicabut oleh keluarganya, dengan demikian panduan masih tetap tersalurkan.
Sementara itu di luar sana masih terdapat masyarakat atau kelompok rentan seperti lansia yang dapat dikatakan kurang dalam ekonominya membutuhkan bantuan BPJS pemerintah ini.
Melalui sinergi dengan BPS, dan Dinas Kesehatan Kota Pekalongan maka Pemkot Pekalongan berharap agar nantinya semakin banyak masyarakat yang mendapatkan BPJS gratis dari pemerintah dengan tepat sasaran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkot Pekalongan