Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 27 MEI 2026 • 10:00 WIB

Kenapa Harus Pekalongan yang Dijuluki Kota Batik

Kenapa Harus Pekalongan yang Dijuluki Kota BatikBatik (Dok/Pemkot Pekakongan)

JATENG - Batik, menjadi salah satu pakaian yang bisa digunakan untuk kegiatan resmi maupun kegiatan biasa seperti kondangan dan bertamu dengan sanak saudara.

Namun kenapa harus batik, batik merupakan jenis pakaian yang banyak diprodukai oleh masyarakat rumahan, khususnya masyarakat daerah Pekalongan.

Pekalongan disebut sebagai kota batik dikarenakan sejarahnya yang melekat kuat, dimana pada abad ke-19 an masyarakatnya sudah mulai memproduksi batik di rumah-rumahnya.

Meskipun tidam ada catatan resmi yang menjelaskan terkait tahun pastinya, namun diperkirakan batik mulai berkembang pasca Perang Diponegoro.

Baca juga: Borobudur Akan Dipadati Bhikkhu dan Wisatawan dari Berbagai Daerah

Terjadinya peperangan ini mendesak keluarga kraton Mataram serta para pengikutnya banyak yang meninggalkan daerah kerajaan terbesar ke Timur dan Barat. Di daerah-daerah baru itu mereka kemudian menggembangkan batik. Ke arah timur berkembang dan mempengaruhi batik yang ada di Mojokerto, Tulunggagung, hingga menyebar ke Gresik, Surabaya, dan Madura. 

Sedangkan ke barat berkembang di banyumas, Kebumen, Tegal, Cirebon dan Pekalongan. Dengan adanya migrasi ini, maka batik Pekalongan yang telah berkembang sebelumnya semakin berkembang, Terutama di sekitar daerah pantai sehingga Pekalongan kota, Buaran, Pekajangan, dan Wonopringgo.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkot Pekalongan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kenapa Harus Pekalongan yang Dijuluki Kota Batik

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!