JATENG - Perusahaan industri seperti Semen Gresik memberikan kontribusinya terhadap persoalan sampah yang kian menumpuk setiap harinya.
Dengan menggunakan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF), pelaku industri dapat lebih ramah lingkungan dalam produksi skala besar.
Teknologi ini sebagai pengganti batubara, yang sudah direncanakan sejak lama,
Direktur Utama PT Semen Gresik, Gatot Mardiana mengungkapkan, pihaknya tengah berupaya mempercepat kesiapan infrastruktur untuk menyerap RDF.
Baca juga: Subsidi Cabai Rawit Merah diberikan Guna Stabilkam Harga Pasar
Di Jawa Tengah ada setidaknya enam kabupaten/kota yang akan menyumbangkan sampahnya dijadikan bahan dasar industri.
Dalam memanfaatkan sampah sebagai teknologi terbarukan yang dapat mengurangi pencemaran udara tentu terdapat berbagai tantangan yang harus dihadapi.
Tantangan utama saat ini adalah sinkronisasi kesiapan antara pihak industri dan pemerintah kabupaten/ kota, dalam mengolah sampah menjadi bahan bakar yang sesuai standar industri.
Pemanfaatan sampah sebagai substitusi bahan bakar fosil bukan sekadar mengejar target administratif, melainkan bagian dari komitmen besar perusahaan dalam menurunkan emisi karbondioksida.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemprov Jateng