Gelaran seni drama musikal (Dok/Pemkab Batang)
JATENG - Gelaran seni yang melibatkan 35 anak untuk menampilkan drama musikal sekaligus pengenalan batik Rifa'iyah yang merupakan simbol budaya Kabupaten Batang kepada masyarakat luas.
Event ini bernama Festival Ekraf 2025, event tersebut juga menjadi salah satu kolaborasi terbaik antara kearifan lokal Batik Rifa'iyah dengan produk para pelaku Ekraf dalam satu persembahan.
Baca juga: DCF 2025, Festival Budaya yang Jadi Magnet Wisatawan Lokal dan Mancanegara
Ditampilkan oleh anak-anak yang berbakat, kreatif dan ekspresif gelaran drama musikal dan Show ini bertujuan untuk mengenalkan kepada masyarakat bahwa batik Rifa'iyah dikenakan oleh berbagai kalangan.
Selain untuk mengenalkan batik lokal Kabupaten Batang, gelaran seni ini juga berfungsi untuk mengembangkan bakat yang telah dimiliki anak-anak.
Baca juga: Resmikan Masjid di Jepara, Wagub Taj Yasin Dorong Optimalisasi Fungsi Masjid
Desainer asli batik Rifa'iyah, Wulan Vellea mengatakan bahwa untuk mengadakan gelaran seni ini pihaknya sudah mempersiapkan berbagai hal sejak beberapa bulan yang lalu, terutama persiapan penampilan drama musikal anak yang dalam pelatihannya didukung oleh para orang tua.
Ia juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua Komite Ekonomi Kreatif Achmad Suroso yang memberikan ruang berekspresi dan menunjukkan eksistensi para pelaku Ekraf lewat drama musikal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Batang