Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 18 JULI 2025 • 10:47 WIB

Petani Kendal Berinovasi, Modernisasi Pertanian Demi Swasembada Pangan

Petani Kendal Berinovasi, Modernisasi Pertanian Demi Swasembada PanganPenggunaan drone untuk pengusir hama (DOK/Pemprov Jateng)

JATENG - Demi meningkatkan Swasembada pangan di daerah Jawa Tengah, para petani lebih modern dengan menjalankan berbagai metode pertanian secara modern dan menggunakan alat-alat canggih.

Mereka menggunakan alat-alat canggih untuk menanam merawat dan memanen hasil produksi. Di daerah Kendal sendiri para petani sudah mengenal berbagai metode pertanian modern seperti drone pertanian, rice transplanter, rotavator, traktor, combine harvester, cultivator, dan sebagainya.

Muhammad Sensus selaku ketua kelompok tani di daerah setempat mengatakan dengan adanya peralatan canggih ini para petani dapat menghemat waktu, biaya dan energi dibandingkan menggunakan alat tradisional yang menguras tenaga.

Baca juga: UIN Walisongo Semarang Berkolaborasi Dengan Pemprov Jateng Untuk Membuat RPH bersertifikasi Halal, 500 Pekerja Pemotong Hewan Sudah Disiapkan

Muhammad Sensus mengaku dirinya sudah menggunakan Drone sebagai alat pengusir hama, menurutnya Drone menangkap lebih banyak tempat dan sudut lahan pertanian daripada menggunakan tenaga sendiri yang kadang kurang teliti dalam memeriksa hama.

Muhammad Sensus memimpin sekitar 50 petani, dengan luas lahan 32 hektare. Dan dalam pengelolaan hasil produksi pertanian mereka menggunakan alat-alat canggih dan modern sudah sekitar 1 tahun.

Baca juga: Jateng Siap Jadi Tuan Rumah Pomnas 2025, Pesertanya Mencapai 5 Ribu Atlet

Penggunaan alat modern dalam pertanian juga memberikan dampak yng baik bagi para petani karena dengan cara ini mereka dapat memproduksi lebih banyak hasil pertanian.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Pemprov Jateng

BERITA TERBARU

Petani Kendal Berinovasi, Modernisasi Pertanian Demi Swasembada Pangan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!