JATENG - Para pelaku wisata Magelang Raya bersepakat memperkuat kolaborasi promosi antar destinasi untuk meningkatkan kembali jumlah kunjungan wisatawan. Langkah ini diambil setelah kunjungan wisata pada libur Lebaran tahun ini tercatat menurun di sejumlah objek wisata di Kota dan Kabupaten Magelang.
Kesepakatan tersebut disampaikan dalam kegiatan halalbihalal pelaku wisata se-Kabupaten Magelang di Netra Cafe, kawasan Nepal Van Java, Desa Sukomakmur, Kecamatan Kajoran, Senin (13/4).
Baca juga: Petani Wonolelo Perluas Lahan Kopi Arabika, Targetkan Hasil Premium dan Ekonomi Meningkat
Ketua Panitia, Edward Alfian, mengatakan evaluasi awal menunjukkan penyebab utama penurunan kunjungan adalah kurangnya promosi dan pengenalan destinasi secara luas.
"Selama Lebaran kemarin, sebagian besar destinasi wisata di Magelang mengalami penurunan kunjungan. Minimnya promosi membuat wisatawan hanya mengunjungi satu atau dua destinasi, tanpa tahu potensi lainnya," ungkap Edward.
Para pelaku wisata sepakat membangun sinergi promosi dengan tagline "Destinasiku Destinasimu, Destinasimu Destinasiku". Setiap pengelola destinasi diharapkan turut mempromosikan objek wisata lain kepada pengunjung.
Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, menilai tagline tersebut sejalan dengan semangat gotong royong. Pemerintah daerah juga tengah menyiapkan platform digital yang memuat informasi lengkap destinasi, termasuk lokasi, harga tiket, dan kontak pengelola.
"Selama ini masih banyak wisatawan yang belum mengetahui potensi wisata Magelang. Platform ini akan memudahkan mereka merencanakan kunjungan," jelas Grengseng.
Kolaborasi promosi ini diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan, memperpanjang lama tinggal wisatawan, dan mendorong pertumbuhan sektor pariwisata serta pendapatan daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Magelang