Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares (DOK/ANTARA).
JATENG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan ketersediaan hewan ternak untuk kebutuhan Idul Adha 2026 mengalami surplus. Total populasi ternak di Jateng sekitar 6,3 juta ekor, sementara kebutuhan kurban diperkirakan 593.168 ekor (sekitar 9-10 persen).
Baca juga: Sekolah Rakyat Temanggung Prioritaskan Anak Putus Sekolah dari Keluarga Miskin Ekstrem
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng, Defransisco Dasilva Tavares, mengatakan stok tersebut juga termasuk untuk memenuhi hewan kurban dari Presiden Prabowo.
"Pak Presiden akan memberi sapi minimal berbobot 1 ton, masing-masing satu ekor untuk setiap kabupaten/kota plus satu ekor untuk provinsi, total 36 ekor," ujarnya di Semarang, Selasa (19/5).
Prediksi kebutuhan kurban 2026:
Menjelang Idul Adha, Distanak Jateng memperketat pengawasan lalu lintas hewan di perbatasan (Rembang, Karanganyar, Sragen, Wonogiri) untuk mencegah penyebaran penyakit.
Masyarakat diminta waspada dan mengecek kondisi hewan: kuku bersih tanpa luka, mata cerah, tidak cacat, tidak mengeluarkan liur berlebihan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA