JATENG - Sudah sekian lama program Makan Bergizi Gratis (MBG) dijalankan di Jateng, namun untuk memenuhi produktivitas dalam pengelolaannya masih kurang mengandalkan produk dari masyarakat kecil.
Meskipun di beberapa daerah banyak para UMKM rumahan yang sudah terlibat, namun belum semuanya, produk seperti jajanan terkadang dibuat sendiri oleh dapur SPPG dan kadang juga dari UMKM sekitar.
Pemerintah Jateng mengharapkan agar para masyarakat sekitar, khususnya UMKM bisa ikut terlibat dalam proses keberlangsungan program ini.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi juga mengharapkan operasional dapur SPPG diarahkan menggunakan energi yang lebih ramah lingkungan, salah satunya Compressed Natural Gas (CNG), agar pelaksanaan program MBG lebih efisien dan berkelanjutan.
Pemprov Jateng siap menerima masukan dan keluhan masyarakat, terkait pelaksanaan program MBG di desa. Karena kearifan lokal dan produk unggulan desa harus menjadi prioritas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemprov Jateng