Peran Teori Akuntansi terhadap Pelaporan Keuangan di Era Digital: Belajar dari Perkembangan UMKM di Jawa Tengah
JATENG - Digitalisasi membuat pekerjaan menjadi lebih efisien dan membantu pelaku usaha mengambil keputusan berdasarkan data keuangan yang lebih rapi melalui telefon genggam.
Banyak UMKM di Kota Semarang, Surakarta, Tegal, Batang, hingga daerah lainnya mulai memanfaatkan sistem pencatatan keuangan digital untuk membantu mengelola usahanya.
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan sistem informasi akuntansi digital dapat meningkatkan kualitas laporan keuangan dari sebuah usaha.
Baca juga: BMKG Imbau Waspada Udara Dingin Saat Puncak Musim Kemarau
Namun, teknologi bukanlah satu-satunya faktor yang menentukan kualitas laporan keuangan. Di balik aplikasi yang canggih, tetap ada teori akuntansi yang menjadi pedoman agar setiap transaksi dicatat dengan benar.
Dalam dunia usaha melalui platform digital ini pemahaman akuntansi diperlukan, dengan itu pelaku usaha dapat menentukan bagaimana transaksi dicatat, kapan pendapatan diakui, bagaimana menghitung aset, hingga bagaimana laporan keuangan disajikan.
Baca juga: Jokowi Respons Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Selain dasar-dasar akuntansi, disini teori juga diperlukan untuk memberikan manfaat yang lebih dalam hal pengelolaan keuangan, berikut beberapa peran teori akuntansi dalam dunia usaha:
- Membantu mencatat laporan keuangan yang benar.
- Teori akuntansi meningkatkan kepercayaan terhadap laporan keuangan. Investor, bank, maupun pemerintah membutuhkan laporan yang dapat dipercaya sebelum mengambil keputusan.
- Membantu pelaku usaha memahami kondisi usahanya.
- Mendukung penggunaan teknologi dalam dunia usaha.
Perkembangan teknologi telah membuat pelaporan keuangan menjadi lebih cepat, praktis, dan efisien. Namun, teknologi tidak dapat menggantikan peran teori akuntansi sebagai dasar dalam penyusunan laporan keuangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Analisis/Diva Aura Anantasya, Beberapa Jurnal