JATENG - Jelang Ramadan dan hari raya Idul Fitri tahun 2026, harga kebutuhan pokok diperkirakan akan mengalami kenaikan.
Pemerintah Kota Pekalongan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menyetabilkan angka inflasi ini, dan harapannya bisa meringankan beban masyarakat jelang lebarang.
Bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan kepolisian setempat memastikan harga-harga kebutuhan pokok di pasaran tetap stabil.
Terdapat juga program gerakan pangan murah yang menjualkan barang pokok dengan harga yang relatif terjangkau.
Baca juga: SPPG Pilangsari, Bukti Sinergi Muhammadiyah Sukseskan Program MBG
Pihak Dinperpa, juga memastikan Para produsen atau yang bekerja di bidang pertanian dipermudah dalam proses panen sehingga harga kebutuhan pokok tidak naik.
Para pedagang di pasar juga diberikan evaluasi agar memberikan harga sewajarnya jika tidak ada kenaikan dari produsen.
Hal ini akan terus dilakukan dalam Ramadan demi memastikan masyarakat mendapatkan harga yang sesuai, meskipun penurunan harga kemungkinan sedikitnya tidak akan terjadi, namun menyetabilkan harga menjadi solusi utama menghadapi awal Ramadan ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkot Pekalongan