Senin, 05 JANUARI 2026 • 07:00 WIB

Simulasi Tanggap Bencana Dilakukan Demi Kesiapsiagaan Masyarakat Bilamana Tsrjadi Bencana

Author

Kelurahan tanggap bencana (Dok/Pemkot Pekakongan)

JATENG - Tanggap darurat bencana, pada bulan lalu menjadi prioritas bagi berbagai daerah salah satunya di Kota Pekalongan.

Pemkot Pekalongan menginginkan masyarakatnya dapat bersiap siaga bilamana terjadi bencana alam.

Salah satu usaha yang dilakukan yaitu dengan pembentukan Kelurahan Tangguh Bencana (Keltana) dan penyelenggaraan Simulasi Kesiapsiagaan Bencana.

Baca juga: 214 Kepala Keluarga di Desa Lebosari Mendapat bantuan Beras dan Minyak

Kuripan Yosorejo, Kecamatan Pekalongan Selatan, pada hari Kamis siang (11/12/2025) menjadi salah satu tempat kegiatan simulasi tersebut.

Berlangsung dua hari, 11–12 Desember 2025, melibatkan berbagai unsur masyarakat hingga aparat kewilayahan, acara dilakukan di Aula kelurahan.

Kesiapsiagaan ini dilakukan karena melihat wilayahnya yang sering diguyur hujan, apalagi dengan kejadian bencana alam yang sudah menimpa Sumatera.

Kegiatan dibuka langsung oleh Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kota Pekalongan, Dimas Arga Yudha.

Dimas menegaskan bahwa, pembentukan Kelurahan Tangguh Bencana merupakan program strategis antara Pemerintah Kota Pekalongan dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui dukungan BPBD Provinsi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkot Pekalongan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU