JATENG - Jawa Tengah menjadi tuan rumah dalam event Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional yang akan diselenggarakan di bulan September 2025 dengan bertempat di Kota Semarang dan Surakarta. Event ini akan diikuti sekitar 5.000 atlet dari kalangan mahasiswa se-indonesia.
Penyelenggaraan event ini diharapkan dapat menaikkan potensi perekonomian Jawa Tengah dan diharapkan akan berdampak juga pada masyarakat.
Event ini dapat digunakan sebagai ajang pencarian bakat dan melatih kemampuan para atlet. Ahmad Luthfi mengatakan dengan adanya event ini diharapkan dapat meningkatkan prestasi generasi muda khususnya Jawa Tengah.
Baca juga: Temanggung Gelar Pekan Agro Digital 2025, Angkat Inovasi Petani Milenial
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah Masrofi menjelaskan bahwa kegiatan ini sebelumnya sudah dipersiapkan sejak lama oleh pihak penyelenggara dan Pemprov Jawa Tengah tujuannya agar event ini dapat berjalan dengan lancar.
Untuk dapat mengikuti event ini mahasiswa seluruh Indonesia dapat mendaftarkan diri melalui sistem pendaftaran simfora yang sudah dikembangkan dari dulu oleh provinsi Jawa Tengah sementara untuk anggaran juga sudah dipersiapkan.
Baca juga: Damkar Temanggung Latih Siswa SLB Tanggap Bencana Sejak Dini
Diharapkan dengan berjalannya event ini dapat meningkatkan perekonomian daerah dan perekonomian masyarakat, dengan banyaknya peserta yang mengikuti event ini maka fasilitas penunjangnya seperti Hotel dan tempat makan ataupun UMKM masyarakat akan berdampak baik.
Ketua Panitia Pomnas 2025, Heru Susanto, mengatakan, kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada 19-27 September di Kota Semarang dan Solo. Venue di Kota Semarang ada di Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), dan Universitas Wahid Hasyim (Unwahas). Sementara venue di Surakarta meliputi Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), dan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).
Baca juga: Kreasi Ikan untuk Anak Sehat: Demak Gelar Lomba Masak Cegah Stunting
Disporapor sudah mengembangkan sistem pendaftaran sejak lama dan untuk peserta event ini sudah tertata sekitar 5.000 peserta dari 38 provinsi di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemprov Jateng