Jumat, 11 JULI 2025 • 09:42 WIB

Mbah Marno dan Gerobak Penuh Cerita: Hidup Sederhana, Inspirasi Luar Biasa

Author

Dagangan Mbah Marno (DOK/Pemprov Jateng)

JATENG - Temanggung adalah kota pilihan yang di sangat diinginkan oleh sebagian masyarakat di pulau Jawa untuk dijadikan sebagai tempat merantau, salah satunya adalah Hadi Sumarto yang sejak dulu menginginkan untuk tinggal dan menetap di sana. 

Sumarno ingin memilih tinggal di Temanggung tepatnya di daerah Parakan, karena dahulunya Parakan pernah menjadi pusat perdagangan besar, melalui hal tersebut Sumarno berambisius untuk tinggal dan merantau ke sana.

Baca juga: Kartu Istimewa untuk Orang Istimewa: Banjarnegara Luncurkan Kartu Penyandang Disabilitas

Sumarno atau yang kerap disebut Mbah Marno berusia 80 tahun dan berasal dari Munilan, Magelang. Sumarno berjualan minuman dan makanan di pinggir Jalan di area yang sekarang dikenal sebagai Kota Tua, ia menjajakan dagangannya mulai pukul 05.00 pagi hingga pukul 13.00 siang.

Meskipun dagangannya hanya ditempatkan pada sebuah gerobak sederhana namun hal ini yang membuat pengunjung ingin datang. Pengunjung merasa di tempat ini mereka dapat menemukan pengalaman mengobrol bersama teman yang kesannya jadul.

Meskipun di usianya yang sudah lanjut, Mbah Marno selalu semangat berjualan meskipun omzet yang didapat tidak begitu banyak, tetapi lebih baik jika Ia berjualan daripada hanya duduk di rumah.

Baca juga: Semangat Anak Panti di Guci Forest! 650 Peserta Jambore Se-Jawa TengahTunjukkan Kreativitas dan Kemandirian

Semangat dalam perjuangan hidup Mbah Marno dapat menginspirasi para generasi muda untuk tetap semangat dalam belajar untuk meraih cita-cita dan masa depan yang cerah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU