JATENG - Temanggung adalah kota pilihan yang di sangat diinginkan oleh sebagian masyarakat di pulau Jawa untuk dijadikan sebagai tempat merantau, salah satunya adalah Hadi Sumarto yang sejak dulu menginginkan untuk tinggal dan menetap di sana.
Sumarno ingin memilih tinggal di Temanggung tepatnya di daerah Parakan, karena dahulunya Parakan pernah menjadi pusat perdagangan besar, melalui hal tersebut Sumarno berambisius untuk tinggal dan merantau ke sana.
Baca juga: Kartu Istimewa untuk Orang Istimewa: Banjarnegara Luncurkan Kartu Penyandang Disabilitas
Sumarno atau yang kerap disebut Mbah Marno berusia 80 tahun dan berasal dari Munilan, Magelang. Sumarno berjualan minuman dan makanan di pinggir Jalan di area yang sekarang dikenal sebagai Kota Tua, ia menjajakan dagangannya mulai pukul 05.00 pagi hingga pukul 13.00 siang.
Meskipun dagangannya hanya ditempatkan pada sebuah gerobak sederhana namun hal ini yang membuat pengunjung ingin datang. Pengunjung merasa di tempat ini mereka dapat menemukan pengalaman mengobrol bersama teman yang kesannya jadul.
Meskipun di usianya yang sudah lanjut, Mbah Marno selalu semangat berjualan meskipun omzet yang didapat tidak begitu banyak, tetapi lebih baik jika Ia berjualan daripada hanya duduk di rumah.
Semangat dalam perjuangan hidup Mbah Marno dapat menginspirasi para generasi muda untuk tetap semangat dalam belajar untuk meraih cita-cita dan masa depan yang cerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber