Museum Goes To School (DOK/Pemkot Pekalongan)
JATENG - Sepanjang tahun 2025 kemarin, Museum Batik Pekalongan sepi peminat, para pengunjung yang datang tak sebanyak di tahun-tahun sebelumnya.
Berdasarkan data yang dimuat oleh Museum Batik Pekalongan, bahwa pengunjung yang mendatangi Musem terbanyak di duduki oleh kalangan pelajar
Kepala Museum Batik Kota Pekalongan, Nurhayati Sinaga, pada saat itu mencari ide baru agar kunjungan dapat meningkat kembali.
Baca juga: 11 SMA Negeri di Purworejo Semua Akreditasi A, Pilih yang Cocok Buatmu!
Pada akhirnya sebuah cara ditemukan, dimana ia akan mengadakan kegiatan Museum Goes To School.
Kegiatan ini diharapkan dapat menarik minat siswa-siswi sekolahan untuk mempelajari tradisi lokal lebih mendalam.
Kegiatan ini akan membawakan tim profesional dari Museum untuk mengajarkan dan memperkenalkan cara membatik dan mengenalkan jenis motif yang sudah ada sejak lama.
Kegiatan ini sukses dilakukan, banyak generasi muda yang tertarik dan berkunjung langsung ke Museum.
Menurut Kepala Museum, strategi ini cukup ampuh, dan nantinya akan dilakukan di tahun 2026 mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkot Pekalongan