JATENG - Higienis SPPG" data-author="DOK/Humas Pemprov Jateng" data-credit="null" data-source="null">Sertifikasi Higienis SPPG (DOK/Humas Pemprov Jateng)Perjalanan program makan bergizi gratis semakin meluas dengan banyaknya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dibangun di berbagai daerah.
SPPG bukan hanya berperan dalam menyediakan bahan makanan yang sehat, tetapi juga diharapkan dapat terjamin kualitas kebersihannya.
Di Kota Pekalongan khususnya, beberapa SPPG yang akan beroperasi pada tahun 2026 harus memiliki sertifikat higienis dan sanitasi.
Sebab, dari berlangsungnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang jadi prioritas bukan hanya kandungan gizi saja.
Baca juga: Wonosobo Jadi Spot Favorit Wisatawan Saat Liburan
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, melalui Sanitarian Muda setempat, Maysaroh, terdapat 22 SPPG di Kota Pekalongan sudah beroperasi dan telah mengantongi SLHS (Sertifikat Laik Higiene Sanitasi).
Dijelaskan, sertifikat ini menjadi bukti bahwa dapur telah memenuhi standar minimal higiene sanitasi, yang meliputi kelayakan bangunan atau tempat dapur, penggunaan peralatan masak berbahan aman untuk makanan (food grade), kesiapan dan kesehatan penjamah pangan, serta keamanan bahan pangan yang digunakan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemprov Jateng