Perpus di Jateng Sudah Banyak Yang Terakreditasi Nasional, Literasi Digital Masyarakat Perlu Ditingkatkan
JATENG - Bunda literasi Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin selalu mengupayakan segala hal dalam meningkatkan potensi literasi di Jawa Tengah.
Hingga kini, setidaknya terdapat sekitar 2.681 perpustakaan yang ada di Jawa Tengah sudah memenuhi standar nasional dalam segi pelayanan dan fasilitasnya.
Dengan hadirnya perpustakaan yang terakreditasi, sesuai dengan perintah dari Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, bahwa dalam meningkatkan literasi masyarakat beberapa pihak harus bekerja sama.
Pihak Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, keterlibatan Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades), hingga para bunda literasi di 35 kabupaten/ kota, menjadi bagian penting dalam memperluas gerakan ini hingga akar rumput.
Baca juga: Purwokerto dipenuhi 6 Ribu Orang, Sport Turism Pecahkan Rekor Muri
Peningkatan literasi terhadap masyarakat dapat dilakukan melalui pemahaman dan pembekalan terhadap masyarakat untuk dapat menyerap segala jenis informasi terutama dari media digital yang saat ini masih banyak masyarakat yang sulit untuk menyerap kebenaran dari sebuah informasi.
Sekedar informasi bahwa dari total 2.681 perpustakaan terakreditasi di Jateng, sebanyak 788 merupakan perpustakaan umum. Terdiri atas 752 perpustakaan desa/ kelurahan, 35 perpustakaan kabupaten/kota, dan satu perpustakaan provinsi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemprov Jateng