Kamis, 23 APRIL 2026 • 11:00 WIB

Kasus Buliying Kembali Menyerang, Dinas Pendidikan Jateng Lakukan Kunjungan ke Keluarga Korban

Author

Keluarga korban (DOK/Humas Pemprov Jateng)

JATENG - Di tengah meningkatnya arus digitalisasi saat ini menyebabkan anak-anak dan generasi muda lebih banyak meluapkan emosinya di media sosial.

Hal ini tentu bisa memicu adanya konflik antar sesama generasi muda/pelajar yang dapat menimbulkan perkelahian.

Di Sragen misalnya, kasus perkelahian yang menewaskan satu siswa dari SMP Negeri 2 Sumberlawang, adanya kasus Buliying memicu perkelahian yang berakibat vatal.

Menanggapi hal ini Pemerintah Jateng turut prihatin, melalui Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, kunjungan kepada keluarga program buliying dilakukan demi menguatkan keluarga korban.

Baca juga: Wakil Walikota Pekalongan Siap Ikuti Kebijakan Pemerintah Berkunjung ke Kantor Pakai Sepeda

Di Kabupaten Sragen, rombongan Disdik Jateng mengunjungi rumah orang tua almarhum Wahyu Adi Prasetya, siswa kelas 8B SMP Negeri 2 Sumberlawang. Korban meninggal dunia setelah terlibat perkelahian dengan siswa lain di lingkungan sekolah pada 7 April 2026.

Sedimin selaku Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban, dan memastikan pemerintah hadir memberikan pendampingan. Sekolah bersama pihak terkait juga telah melakukan langkah awal berupa pendampingan keluarga, serta turut membersamai proses pemakaman hingga kegiatan doa bersama.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemprov Jateng

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU